MINSEL. FAJARPOST. COM– Tahun baru, semangat baru. Itulah ungkapan yang kerap diinginkan semua orang menjelang tahun baru. Banyak orang ingin memiliki semangat lebih dalam menjalani tahun baru, dan ini menjadi momen bagi setiap orang mengharapkan keinginan baru, yang belum sempat dicapai pada tahun sebelumnya.
Gereja Masehi Injili di Minahasa Jemaat (GMIM) “EBEN HAEZER” Kakenturan Wilayah Modoinding melaksanakan Ibadah Tahun Baru hari yang kedua, pada Senin, (02/01/2023).
Resolusi tahun baru menjadi hal penting agar selama satu tahun ke depan mereka tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus menjadi fokus utama mereka dan setiap orang berdoa dan berharap yang terbaik untuk masa yang akan datang dengan mengikuti ibadah pada tahun baru yang kedua.
Dalam Khotbahnya Ia mengajak untuk berorientasi dan berpusat kepada Tuhan dalam menjalani aktifitas di tahun 2023.
“Mengandalkan Tuhan dan mempercayakan segala aspek kehidupan bersama Tuhan”.
Selanjutnya Ia mengingatkan
“Tahun 2023 adalah sebuah misteri yang tidak dapat di ketahui jalan ceritanya. Jadikan Tuhan pedoman hidup dan melangkah bersama dia sehingga segala kekuatiran di gantikan dgn pengharapan”
“Kalo di 2022 Torang terlalu fokus Deng uang, jabatan, ketenaran. Lebih mengandalkan manusia, Tuhan jadi nomor dua. Usahakan 2023 Tuhan jadi prioritas utama dari manusia dan segalanya.
Pungkas Putra Kelahiran Pakuure tersebut.
Vikaris Pdt. Steren Sangian, S.Th dalam masa Vikariat diJemaat GMIM “EBEN HAEZER” Kakenturan melaksanakan pelayanannya selama 6 bulan, berawal dari bulan Agustus 2022 sampai bulan Februari 2023. Dan melalui proses-proses inilah, dipersiapkan dan mempersiapkan, guna diteguhkan menjadi Pendeta GMIM.
(Vecky)










