Beranda Minahasa Raya Minsel Felly Runtuwene Gelar Edukasi Pembuatan dan Penggunaan Jamu Yang Aman dan...

Felly Runtuwene Gelar Edukasi Pembuatan dan Penggunaan Jamu Yang Aman dan Bermutu

0
15

MINSEL, Fajarpost.com – Ketua Komisi IX DPRI, Felly Runtuwene bersama mitra kerjanya Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut memberikan Edukasi Pembuatan dan Penggunaan Jamu yang aman, bermutu, dan bermanfaat di Vila Sutanraja Kelurahan Pondang Kecamatan Amurang Timur Kabupaten Minahasa Selatan, Selasa
(01/02/2024).

Dalam proses pembuatan jamu harus memerhatikan berbagai aspek seperti proses pembuatan, cara penggunaan harus aman, dan tentunya bebas dari bahan kimia, agar jamu yang merupakan obat alami dapat menjaga kelestarian warisan nenek moyang Indonesia.

Felly Runtuwene mengatakan  jamu merupakan produk tradisional yang diolah untuk menjadi minuman atau obat  bermutu dan bermaanfaat bagi tubuh manusia.  Oleh karena itu pembuatannya harus memenuhi aspek-aspek kesehatan.

“Sosialisasi pemahaman tentang pemilihan obat tradisional yang aman untuk dikonsumsi ini sangat penting, mengingat peredaran obat tradisional ditengah masyarakat dan masih marak yang beredar secara ilegal” kata Felly.

Politisi Partai Nasdem ini juga menyampaikan bahwa seiring dengan berkembangnya zaman, masyarakat dibuat mudah oleh media-media elektronik seperti handphone. Ia menegaskan untuk tidak asal untuk membeli jamu di media online.

“Tinggal pencet sudah bisa datang sampai rumah produknya. Jangan asal beli jamu di media online, tanpa rekomendasi dari dokter namun asal pencet,” tegasnya.

Menurut Felly banyak kejadian-kejadian fatal yang terjadi saat  membeli obat di media online. Salah satu alasan yang membuat masyarakat tergiur itu narasinya memang luar biasa dan harganya juga sangat murah.

“Pesan saya hati-hati memilih obat, jangan sampai fatal akibatnya,” terang Felly Runtuwene

Politisi Nasden Sulut ini juga mengingatkan masyarakat harus pandai memilih dan mengecek kemasan melihat masa dan nomor izin edar.

“Kita sebagai masyarakat harus pintar-pintar ketika ingin mengkonsumsi obat tradisional, yaitu dengan cara cek label, cek kemasan, cek izin edar dan cek kadaluarsa,” jelasnya.

Bagi masyarakat yang produksi jamu akan mendapat pedampingan dari Dinkes, harapan saya agar manfaat jamu dapat sesuai dengan kandungan di dalamnya.

(sivriet)