FAJARPOST. COM – MINSEL. Seorang wanita yang diyakini hidup selama 102 tahun 363 hari atau tinggal 2 hari lagi menatapaki usia 103 tahun dan menjadi manusia tertua di Modoinding kini telah meninggal dunia pada Sabtu, (12/03/2022).
Pdt. Petra Yanni Rembang, M. Th selaku Wakil Bupati Minahasa Selatan didampingi Ibu. Juli Wati menghadiri ibadah pemakaman yang dilaksanakan pada, Minggu, (13/03/2022).
Dalam sambutannya Pdt. Petra Y. Rembang, M. Th mengungkapkan sungguh luar biasa kehidupan yang dianugerahkan kepada ibu Lentji Wungkar,
“Betapa luar biasa yang dihadapi oleh Ibu Lentji Wungkar ini dalam usia kehidupanya 102 tahun 363 hari, karena kesengsaraan dan pergumulan dalam menjalani kehidupan termasuk melahirkan dan membesarkan anak-anak yang jumlahnya 13 tidaklah mudah. Salah satu sebab Ibu ini bertahan karena Ibu ini memiliki pengharapan,” ungkap Rembang.
“Bagi keluarga yang menghadapi realita seperti ini sebenarnya ini bukan lagi perkabungan dukacita tetapi adalah persekutuan bersukacita, bersyukur karena Tuhan pernah menghadirkan seorang yang luar biasa dalam kehidupan berkeluarga, berjemaat dan bermasyarakat. Tentunya atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya ibu Lentji Wungkar dalam keluarga Tololiu Wungkar,” Tutup Rembang.
Wanita bernama Lentji Wungkar lahir di Langoan pada tanggal 14 Maret 1919 serta memiliki keturunan 13 orang anak dan jumlah keseluruhan 173 anggota keluarga cucu, cece, cicit dan buyut, dan berdasarkan informasi dan keterangan dari berbagai pihak dinyatakan sebagai orang tertua di Modoinding, bahkan ini bisa jadi juga tertua di Kabupaten Minahasa Selatan.
Selanjutnya Wakil Bupati Minahasa Selatan Pdt. Petra Y. Rembang, M. Th menyerahkan bantuan duka kepada keluarga yang diterima oleh bapak Freni Manopo.
(Vecky)










