Beranda Deiyai Memasuki Bulan Puasa Masyarakat Deiyai Meminta Menutup Aktifitas Judi Togel Dan Tempat...

Memasuki Bulan Puasa Masyarakat Deiyai Meminta Menutup Aktifitas Judi Togel Dan Tempat Hiburan Malam.

0
30

DEIYAI. FAJARPOST. COM – Maraknya judi togel di Papua Kabupaten Deiyai kampung wagete yang di jual bebas dan terang menerang menjadi perihatin, moral dan akhlak anak bangsa semakin terpuruk akibat nya merajalela judi togel di ,kabupaten Deiyai yang diduga ada pembiaran oleh permerintah dan aparat kepolisian.
-Kamis, (31/3/2022).

Tampaknya instruksi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, dalam pemberantasan praktek perjudian sesuai telegram nomor: ST/2122/X/RES.1.24./2021 tanggal 12 Oktober 2021, tidak berlaku di wilayah hukum polres deiyai.

Sudah nyata intruksi Kapolri dalam pemberantasan praktek perjudian tidak di indakan oleh aparat penegak hukum yang ada di wailayah polres deiyai.

Adapun Salah satu tokoh masyarakat yang menjadi narasumber mengatakan,”Kami meminta kepada pemerintah deiyai dan aparat kepolisian agar segera menutup perederan kupon putih yang jual terang terangan, dan juga menutup tempat hiburan malam (THM), karena mengingat akan memasuki bulan puasa.

Bandar judi ini tak takut dengan hukum yang ada dinegara kita ini, terbukti dengan gagah beraninya terang terangan buka usaha ilegalnya. Merasa usaha judi di kabupaten Deiyai ini tak pernah ditindak sama sekali, bandar judi ini melebarkan sayap ke pesisir papua atau ke wilayah hukum Polres Deiyai.

Lebih dari puluhan titik kios kupon putih tempat usaha togel yang ada di pasar Wagete, seperti orang jual pinang di pinggir jalan, dan tidak tersentuh sedikit pun oleh hukum yang ada di wilayah NKRI. Bandar togel rupanya kebal hukum ada apa dengan aparat kepolisian dan pemerintah yang berada di wilayah Deiyai.

Saat awak media menelusuri lokasi judi togel di kawasan pasar wagete dan bertemu salah satu narasumber yang tidak mau menyebutkan nama nya mengatakan, “iya seperti orang jual pinang di pinggir jalanan, herannya tak tersentuh hukum, dan terkesan ada pembiaraan dari pemerintah Deiyai mungkin dibelakang dia ada orang kuat, “katanya

Saat awak media bertanya pada salah seorang warga di dekat lokasi judi togel, apa tanggapan bapak dengan bukanya lokasi judi ini? ”Kami sangat resah pak adanya lokasi judi togel ini, anak anak kadang di suruh orang tuanya sendiri untuk beli togel ” Ujar pria paruh baya tersebut. ”Kita sangat berharap para instansi terkait segera melakukan tindakan tegas ,” ucapnya.

Warga sangat berharap agar usaha judi togel ini segera ditindak tegas, agar moral anak bangsa ini tidak semakin terpuruk akibat perbuatan bandar judi togel, sebab bandar tersebut hanya memikirkan untung besar tanpa peduli dengan masyarakat kita.

Ketika di konfirmasi kepada kapolres Deiyai melalui pesan whatsapp oleh awak media tetang marak nya judi togel yang sudah menjamur di wilayah hukum polres Deiyai kapolres menjawab, “Saya sudah tegas tentang segala bentuk perjudian dan tempat hiburan malam tidak sehat, dan permainan berbau judi supaya tidak beropeeasi di kabupaten Deiyai, akan tetapi beberapa golongan masih sepihak membuka judi (Togel, Dan THM ) tempat hiburan malam”.

Kapolres Juga Menambahkan , “Dari saya sebagai pimpinan aparat penegak hukum di Kab. Deiyai sudah menerima banyak laporan terkait hal tersebut, Dan telah membuka jalur komunikasi dengan aparat pemerintah daerah dalam hal ini kepala kampung dan tokoh masyarakat, pihak kami sifatnya sosialisasi dan menghimbau untuk tidak berjualan dan membeli Togel atau melakukan perjudian. untuk penindakan, kami masih mempertimbangkan hal lain dari sisi kekuatan personil yg masih terbatas dan dukungan para tokoh masyarakat yg kami rasa belum cukup. Namun secepatnya kami akan tertibkan termasuk tempat hiburan dan minuman keras yg beredar di masyarakat.

Sudah saatnya aparat yang berwenang bangun dari tidurnya dan melakukan tindakan tegas, bila perlu bandar nya dihukum seberat beratnya sesuai dengan perbuatannya, dan juga pemerintah Deiyai setempat jangan cuma diam, perangi aktifitas judi agar anak dan cucu kita tidak terganngu moral dan ahlaknya.

(Noval/red:eq)