MINSEL. FajarPost. Com. Pandemi Virus Corona Covid-19 Terus Menyebar dengan cepatnya,
bahkan di Indonesia, akhir-akhir ini angka kasus pasien positif virus corona atau Covid-19 kian meningkat bukan saja orang dewasa tetapi merebak ke anak-anak.
Karena untuk itulah, Pemerintah kian gencarnya melaksanakan program Vaksinasi Covid-19 di Indonesia. Melalui program Vaksinasi yang diberikan, bukan saja usia dewasa tetapi juga bagi usia 12-17 tahun.
Melalui Unit Pelayanan Terpadu Dinas Kesehatan Puskesmas Modoinding terus memaksimalkan pelayanan Vaksinasi Covid-19 termasuk sasaran baru usia 12-17 tahun, hari ini Rabu, (07/07/2021) secara resmi dimulai di Puskesmas Modoinding.
Adapun vaksin Covid-19 yang digunakan untuk anak usia 12-17 tahun adalah vaksin Sinovac produksi PT Biofarma. Vaksin Covid-19 Sinovac untuk anak usia 12-17 tahun diberikan dengan dosis 0,5 ml sebanyak dua kali, dengan jarak minimal 28 hari.
Untuk pelayanan Vaksinasi Covid-19 usia 18 tahun keatas dilaksanakan oleh Polres Minahasa Selatan dengan Tema Gerai Vaksin Presisi melalui Bhakti Kesehatan Bhayangkara Untuk Negeri terpantau hari ini dilaksanakan di Polsek Modoinding.
Kepala Puskesmas Modoinding dr. Shintia Mamoto berharap sebelum tahap belajar mengajar dan tatap muka dimulai, sudah divaksinasi untuk Usia 12-17 Tahun di Modoinding.
“Untuk Pelayanan Puskesmas Modoinding terkait Surat edaran dari Pemerintah yang diterima bahwa untuk Kabupaten Minahasa Selatan sudah dilaksanakan mulai kemarin hari, tetapi untuk pelayanan Vaksinasi gratis bagi usia 12-17 dihari ini baru kita laksanakan yang berpusat di Puskesmas Modoinding dan berharap sudah selesai sebelum proses belajar mengajar dimulai,” ungkap dr. Shintia Mamoto.
“Terkait Vaksinasi Covid-19 usia 12-17 tahun kami akan berupaya sedapat mungkin untuk bisa selesai sebelum tahap belajar mengajar tatap muka dimulai, karena bagi tenaga pengajar untuk Wilayah Modoinding sudah 100 persen selesai di Vaksinasi. Dan perlu diketahui untuk Vaksinasi Covid-19 usia 12-17 tahun bukan saja yang sementara menempuh pendidikan bersekolah tetapi juga yang tidak,”Tambah Dr. Shintia Mamoto yang dikenal akrab dengan masyarakat.
Unit Pelayanan Terpadu Dinas Kesehatan Puskesmas Modoinding memiliki 3 orang dokter, 25 orang Pegawai PNS, 3 orang Tenaga Harian Lepas (THL) dan seorang Sukarelawan.
(Vecky S.W)










